Sabtu, 07 Agustus 2010

MIMPI ADZAN SUBUH

Menjelang subuh, simpul simpul awan berwarna perak mendongkak langit.
Bergulung gulung menyamarkan bintang, ketika mimpi terdampar dipenjagaan malaikat.
Menabur emas cahaya mentari bersama kerincing adzan subuh.

Melalui sayap malaikat yang terbang, memandang ruas alam semesta.
Dilangit timur, ditanda waktu menjelma setiap harinya.
Bersama rekah pagi yang menghiasi musim muda
Mimpi berdebar berhembus dalam kemilau usaha

Sabtu, 26 Juni 2010

Syair Tuk Seorang Ibu

Dicantiknya yang lahir dari cinta.
Puluhan peristiwa bertukar warna.
Gigihmu menggengan kasih.
Kesemua ruas semesta hidupku.
Menyejukkan dunia, dilebur diri ini yang kerap terasing
Kekuatan dan keanggunan menyatu dalam mu, ibu

Sabtu, 19 Juni 2010

Puisi tuk mama dan uwa tercinta

Bunda, kaulah sejuk dari sebuah fajar yang diciptakan tuk anakmu.
Dari keheningan hati paling bening, berbisik pada kasih sayangmu yang berhembus
Menggapai wangi bunga matahari di pesonamu, tempat bidadari menebar sinar
Mempercayai jingga hati, melukis anggunmu dalam doaku

Dengan cinta
  Anakmu


Siti Halimah

Sabtu, 05 Juni 2010

Wahai wanita jangan bersedih

Engkau,,,
sekokoh mawar menabur wanginya ketika meneteskan embun.
Sesejuk kabut menggetarkan kepungan seluruh ujian.
Bersama melajunya musim menjadi putaran planet.
Lekuk jalan sepanjang tepian hidup menghuni doa langit tuk mu.
Tegarmu dalam pusaran jiwa, bagai semesta kecil dalam arus kehidupan.

Sabtu, 29 Mei 2010

Cintamu sedalam samudera papa , mama, uwa

Wahai orang tuaku, aku bahagia bak gadis pualam bersamamu.
Serasa takjub pada ALLAH Ta'alla dengan mukjizat belaian kasih hangat darimu.
Sederas rimbun wangi mawar, resahku meresap seanggun perkataanmu
Membenamkan musim semi dihati, mengingatmu didalam diri ini.
Mengabarkan bertahun tahun bersamamu, cintamu sedalam samudera

Minggu, 23 Mei 2010

Just me and my family

Bulir bulir embun menerbangkan pikiranku
Duhai waktu yang anggun mengayun
Kembali dari lubuk hati aku bertanya

Rintik kenangan dalam hari hari
Bersama memory yang berakar di hati
Serasa runtuh dalam eloknya tenunan kata,
yang mencengkram ruang kosong...

Inilah saat hati berbisik
Sang pencipta agung akan memberi takdir baru tuk ku
Ia tak bimbang menjagaku
Sejak memasuki dunia dan mengenalinya
bahwa tak ada yang abadi

Sejumlah garis semu memandang lurus ke depan
Betapa teduhnya bumi dalam naungan ALLAH
mendayung usaha ke semenanjung kebangkitan

Dalam sajak ini, hendak aku memohon
Berikanlah kelancaran dan perlindungan
kepada ia dan ia, selalu selamanya

Minggu, 16 Mei 2010

Membumi syukurku

Subhanallah, seluruh rasi bintang berabad abad lamanya dibalik tabir langit
Kau menaklukkan samudra, mentari dan awan selama waktu yang kau tetapkan
Doa doa bersemayam dilangit dan bumi, dalam lautan harapan kepadamu ya ALLAH

Kini sekali lagi kumendatangimu,,,
Mengisahkan semua, bermimpi tumbuh dengan segala petunjuk bening kitabmu
Menggurkan cobaan, memuliakan dirimu, bersama kelezatan bersujud
Membenamkan hati hanyut dalam syukurku